Manajemen dan Manajer : Tips Membangun kepercayaan

manajemen kepemimpinan
Manajemen Kepemimpinan : Bagaimana Mengelola Milenial?
March 12, 2019
Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen Sumber Daya Manusia : Ketahui Aturan Mainnya
March 14, 2019
manajemen dan manajer,

Pentingnya Membangun Kepercayaan

Sebagai manajemen dan manajer, membangun kepercayaan adalah kegiatan yang penting. Bayangkan bagaimana cara Anda mengatur anggota tim Anda, ketika mereka tidak percaya pada Anda? Bagaimana Anda bisa mendapat persetujuan proposal proyek jika manajemen tidak percaya Anda? Orang akan cenderung menjadi sulit dan berhati-hati, bahkan sinis ketika mereka tidak percaya pada Anda. Wow, dengan situasi kerja yang tanpa rasa percaya dan penuh curiga satu sama lain, sangat tidak kondusif dan dapat menyebabkan produktivitas menurun. Anda pun mungkin lama-lama gerah bekerja dalam situasi seperti itu, dan mulai aktif mencari pekerjaan lain. Atau sebaliknya, bisa jadi Anda menyebabkan anggota tim pindah berjamaah ke perusahaan lain, alias bedol desa. Pernyataannya, apakah situasi ini nyaman untuk kita bekerja? Apakah kita menginginkan situasi seperti ini dalam bekerja? Membangun kepercayaan bukanlah proses yang terjadi dalam semalam. Bagaimana kita bisa membangun kredibilitas sehinggal layak dipercaya sebagai manajemen dan manajer, seperti seorang presiden contoh nyatanya?manajemen dan manajer,

Proses Membangun Kepercayaan

Membangun kepercayaan adalah sesuatu yang Anda lakukan setiap hari dalam kata-kata dan tindakan Anda. Sebagai manajemen dan manajer, kesuksesan Anda terpengaruh pada lingkungan yang mempercayai Anda, baik dari atasan juga rekan kerja. Bagaimana membangun kepercayaan?

Ada beberapa tips untuk membangun kepercayaan yang bisa Anda praktekkan sebagai manajemen dan manajer :

BELAJAR  Pengertian Manajemen Secara Umum : Rekan Kerja ke Manajer

 

Integritas

Pertama, miliki integritas dengan kata-kata dan tindakan Anda. Ini berarti Anda melakukan apa yang Anda katakan. Anda mengikuti, memenuhi tenggat waktu, dan menepati janji Anda. Ini tidak sesekali, tetapi sepanjang waktu. Integritas Anda sebagai manajemen dan manajer pasti diobservasi oleh sekeliling Anda. Jika Anda tidak dapat memenuhi janji, penting untuk meminta maaf dan memberikan penjelasan logis yang bertanggung jawab.

 

Ungkapkan Nilai-Nilai Yang Anda Anut Sebagai Manajemen & Manajer

Kedua, bagikan nilai-nilai Anda sebagai manajer dan manajemen. Orang harus tahu apa yang Anda perjuangkan untuk menilai apakah Anda memiliki integritas atau tidak. Banyak penelitian mengatakan orang menilai kepercayaan berdasarkan keselarasan hidup Anda dan nilai yang Anda anut. Menariknya, mereka tidak harus menyetujui atau memiliki nilai yang sama untuk membangun kepercayaan.

 

Buat Pilihan Secara Etis

Ketiga, buat pilihan etis. Etika adalah aspek penting lain dari integritas. Perbedaannya adalah bahwa setiap budaya atau masyarakat memiliki hukum dan norma sendiri yang menentukan apa yang dianggap etis dalam konteks itu. Bertindak secara etis berarti selaras dengan standar yang disepakati komunitas itu. Contohnya ada kode etik sumpah kedokteran yang dipatuhi dokter. Sebagai manajer dan manajemen, Anda perlu mematuhi kode etik perusahaan dalam perilaku sehari-hari.

 

manajemen dan manajer,Dengarkan Orang Lain dengan Tulus

Keempat, dengarkan orang lain dengan tulus. Berhenti menghakimi. Orang akan mudah terbuka dalam menyampaikan kekhawatiran , harapan, kebutuhan, prioritas ketika tahu Anda mendengarkan. Sebagai manajemen dan manajer penting untuk mendengarkan aktif dan merespon penuh respek. Orang akan merasa dihargai dan mempercayai Anda.

 

Bertanggung Jawab Atas Tindakan Anda sebagai Manajemen dan Manajer

Kelima, bertanggung jawab atas tindakan Anda. Bagian dari manajemen dan manajer adalah mengambil risiko dan membuat keputusan. Ketika Anda salah ambil keputusan, dan menyalahkan orang lain atau mencari alasan, orang akan kehilangan respek dan rasa percaya pada Anda. Bertanggung jawablah atas tindakan Anda, baik atau buruk. Akui kesalahan dan banggalah dengan kesuksesan Anda.

BELAJAR  Manajemen Waktu : Bagaimana Cara Mengelolanya?

 

Jujur Dalam Berkomunikasi

Keenam, jujurlah dalam proses komunikasi Anda. Pilihlah kata-kata dengan cermat dan ungkapkan pendapat dengan jelas dan asertif. Sebagai manajemen dan manajer, hal ini mungkin menantang ketika tahu orang mungkin terluka dengan apa yang ingin Anda sampaikan. Berempatilah dengan orang lain, dan ungkapkan kejujuran dengan elegan. Menutupi kebenaran juga hanya akan membuat Anda kehilangan kepercayaan.

Apresiasi Masukan Yang Diberikanmanajemen dan manajer,

Ketujuh, apresiasi masukan yang diberikan. Sebagai manajemen dan manajer hargai masukan yang diberikan. Hindari bersikap defensif atau menembak pembawa pesan, karena bisa merusak kepercayaan. Sebagai komunikasi yang baik, ungkapkan terima kasih, lalu saring mana masukan yang relevan dan bermanfaat, dan mana yang tidak. Ketika orang berani dengan tulus memberi masukan, mereka sebenarnya menunjukkan rasa hormat pada Anda. Hal ini penting untuk mengecek secara berkala dan membangun kepercayaan.

Hindari Menebar Ketakutan Sebagai Manajemen dan Manager

Ketika manajemen dan manajer memimpin dengan rasa takut, lingkungan kerja membentuk budaya ketakutan. Ketika orang takut, jelas tidak ada rasa percaya. Mereka tidak akan terbuka dan menutupi segala sesuatu demi menyelamatkan diri. Anda menutup kreativitas dan inovasi orang lain. Penting untuk menciptakan budaya aman mengambil risiko. Terbukalah akan ide-ide baru.

 

Hindari Budaya Anak Emas

Ketika manajemen dan manajer mulai mempraktekkan budaya anak emas, situasi menjadi tidak adil. Budaya anak emas berarti mengistimewakan yang satu dan tidak peduli akan yang lain. Otomatis kepercayaan akan adanya perlakuan yang setara menjadi menurun. Orang akan sibuk bermulut manis dibandingkan benar-benar bekerja. Hal ini akan mendorong praktek kecurangan seperti, mengambil hasil kerja orang lain dan mengakuinya sebagai hasil kerjanya dengan kepiawaian presentasi. Perlakukan semua setara dan dan adil. Dengan demikian, orang menaruh kepercayaan pada Anda sebagai manajemen kepemimpinan yang efektif.

BELAJAR  Apa Itu Soft Skills? Mengapa Penting? Apa Pengertian Soft Skills?

Akhir Kata

Sudah lebih jelas mengenai cara membangun kepercayaan? Saat manajemen dan manajer membangun kepercayaan dengan langkah kecil yang konsisten tiap hari, hal itu akan menjadi landasan yang kuat. Kepercayaan dimulai dari respek, keterbukaan, dan kesiapan menerima pendapat. Siapkah Anda?

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

);